HALLOUP.COM – Partai Gerindra menanggapi adanya upaya dan gerakan yang mengadu domba antara umat islam dan politikus Grace Natalie.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa ada narasi negatif baru menyangkut isu politik identitas.
Terkait hal tersebut, Sufmi Dasco Ahmad menginstruksikan para kader partainya agar tidak terprovokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terhadap narasi propaganda negatif tersebut dan tidak menyerang balik pihak mana pun.
Sebaliknya, ujarnya, menyampaikan sederet prestasi dan kontribusi Prabowo Subianto kepada negara dan rakyat.
Baca artikel lainnya di sini: Presiden Jokowi ke KTT BRICS, Menhan Prabowo Subianto ke AS, Pengamat: Bagi Tugas yang Elegan
“Karena cara terbaik dalam melawan narasi negatif adalah dengan menyebarkan sebanyak-banyaknya narasi positif,” ucap Sufmi Dasco Ahmad.
Baca Juga:
Menanti Cairnya Dana Serapan Gula Demi Harga Stabil Petani
Klarifikasi BI Soal Uang Baru Rp22.500, Publik Diminta Waspada Hoaks
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Tak hanya dapat merusak elektabilitas Prabowo, dia menilai narasi negatif dan fakta yang tidak terverifikasi menyangkut politik identitas itu dapat memberikan dampak stabilitas negara.
“Publik sudah cerdas, Pak Prabowo bukanlah figur yang suka merusak kerukunan.”
“Malah sebaliknya, Pak Prabowo adalah tokoh yang mempersatukan dan mencintai semua golongan.”
“Apa pun agamanya, apa pun sukunya, dan apa pun latar belakangnya, nilai-nilai Pancasila sudah sangat melekat di dalam dirinya,” paparnya.
Baca Juga:
Tragedi Sumur Minyak Blora, Antara Risiko Kematian dan Harapan Ekonomi
Tiga Wilayah Terendam, Tiga Pelajaran Penting Menghadapi Risiko Banjir Mendatang
KPK Selidiki Dugaan Suap Kuota Haji 2023-2024, Kerugian Negara Rp1 T
Terlepas dari hal tersebut, Dasco menegaskan bahwa Partai Gerindra tetap teguh pada pendirian untuk menjalani tahapan Pemilu 2024 dengan penuh kedamaian, kegembiraan, dan kesejukan.
Dia mengajak para kader Gerindra untuk menggunakan sisa waktu menuju Pemilu 2024 dengan tetap gigih berjuang, hadir, dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Jangan menyisakan ruang sedikit pun untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji,” kata kata Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu, 27 Juli 2023.
“Ingat kata pepatah, loyang tetaplah loyang, dan emas tetaplah emas meski terkubur di lumpur yang hitam dan dalam,” kata Sufmi Dasco Ahmad.***