HALLOUP.COM – Partai Golkar menegaskan bahwa Ketua Umum Airlangga Hartarto diusulkan menjadi calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia juga membantah klaim PDIP yang menyebut Ridwan Kamil diusulkan menjadi kandidat cawapres Ganjar Pranowo.
Menurut Ahmad Doli Kurnia, tidak ada rencana partai berlambang pohon beringin mengusulkan mantan Gubernur Jawa Barat itu untuk jadi pendamping capres dari PDIP.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menegaskan, belum ada perencanaan untuk menjadikan Ridwan Kamil sebagai bakal cawapres dari bakal capres manapun.
“Sampai sekarang kita masih putuskan Airlangga Hartarto,” katanya di Jakarta, Senin, 11 September 2023.
Baca artikel lainnya di sini: Ridwan Kamil Sudah Diskusi dengan Agung dan Airlangga, PDIP: Ibu Mega akan Tetapkan Siapa Pendaming Ganjar
Ahmad Doli Kurnia menjelaskan keputusan mendorong Airlangga untuk maju di pemilihan presiden, merupakan amanat Munas, Rapimnas, dan Rakernas partai.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Dia mengungkapkan Airlangga merupakan nominasi di urutan pertama untuk menjadi cawapres Prabowo dari Koalisi Indonesia Maju.
Selain nama Airlangga, ada nama Menteri BUMN Erick Thohir yang diusulkan Partai Amanat Nasional (PAN).
“Waktu itu kan disepakati, nanti akan dibicarakan secara musyawarah bersama-sama,” ujarnya.
Partai Golkar menyiapkan karier politik pada Ridwan Kamil yang karib disapa Kang Emil itu untuk maju sebagai calon gubernur.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Golkar menyiapkan dua opsi yang akan dilakoni Ridwan Kamil, yakni maju sebagai cagub di Jawa Barat atau DKI Jakarta pada Pilkada 2024.***



















