HALLOUP.COM – Presiden Jokowi ternyata mengetahui kabar duet Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) melalui pemberitaan media massa.
Menteri Sekretaris Negara Pratikno Pratikno menegaskan hal itu di Istana Kepresidenan Jakarta.
Presiden tidak berbicara tentang koalisi partai politik atau soal pencapresan saat menerima Ketua Umum Surya Paloh di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (31/8/2023).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tahunya itu setelah pertemuan (dengan Surya Paloh). Kemudian Bapak Presiden kembali ke Bogor.”
“Pak Presiden telepon saya ‘Pak saya ini baca di koran ternyata ini ada berita baru tadi enggak ada sama sekali cerita tentang itu’.”
Baca artikel lainnya di sini: Dinamika Politik Masih Berpotensi Terjadi Jelang Pilpres 2024, PKS Bakal Ikuti Jejak Partai Demokrat?
“Jadi baca di media tentang rencana koalisi itu. Jadi kemudian Pak Presiden menelepon saya.”
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
“Jadi Pak Presiden tidak tahu-menahu tentang itu, tahunya ya dari media,” beber Pratikno.
Pratikno mengaku dirinya mendampingi Presiden selama menerima Surya Paloh di Istana, sehingga tahu betul apa saja yang dibicarakan keduanya.
“Jadi kemarin menjelang Maghrib sekitar 30 menit-an lah Pak Surya Paloh diterima Bapak Presiden.”
“Dan saya sepenuhnya mendampingi saat berbincang, beliau berdua berbincang.”
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Jadi saya tahu betul apa yang dibicarakan,” ujar Pratikno di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 1 September 2023.
Menurut Pratikno tidak ada pembahasan koalisi antara kedua tokoh, Patikno menekankan koalisi merupakan urusan partai politik.
Pratikno mengatakan dalam pertemuan kedua tokoh membahas hal-hal ringan.***



















