HANGZHOU, Tiongkok, 31 Juli 2026 /PRNewswire/ — Sebanyak 12 pelaku industri pariwisata, yang terdiri atas travel buyer dan kreator konten berpengaruh dari Vietnam, Thailand, dan Malaysia, mengikuti tur perkenalan destinasi (familiarization trip) yang digelar oleh Dinas Kebudayaan, Radio, Televisi, dan Pariwisata Provinsi Zhejiang pada 20–24 Juli lalu. Selama lima hari, mereka menyusuri Ningbo, Jinhua, Lishui, dan Hangzhou untuk mengenal beragam wajah Zhejiang—mulai dari kekayaan spiritual Zen, dunia perfilman, kemajuan teknologi digital, hingga bentang alam yang memikat.
Rangkaian perjalanan ini memperkenalkan berbagai destinasi unggulan Zhejiang. Peserta mengunjungi Maitreya Altar di Ningbo yang menjadi salah satu pusat warisan Buddhisme, melihat geliat perdagangan digital di Yiwu Global Digital Trade Center, menjelajahi kawasan studio film Hengdian World Studios, serta menikmati keindahan Xiandu Scenic Area di Lishui yang terkenal dengan lanskap alamnya. Di Hangzhou, rombongan berkunjung ke Wensan Road Digital Life Block yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI), mencicipi teh Dragon Well secara langsung dari kebun teh di Meijiawu, serta menutup perjalanan dengan menyaksikan "Impression West Lake: The Most Memorable Is Hangzhou", pertunjukan spektakuler yang memadukan cahaya, air, dan musik di atas permukaan Danau Barat (West Lake). Sepanjang perjalanan, mereka juga mengenakan busana tradisional untuk sesi pemotretan, menikmati aneka kuliner pasar malam, serta mencoba berbagai pengalaman digital imersif yang memadukan destinasi wisata dengan narasi digital.
Para peserta menilai perpaduan keindahan alam, kekayaan budaya, dan inovasi teknologi di Zhejiang selaras dengan minat wisatawan Asia Tenggara. Mereka pun mendorong kerja sama dalam pengembangan paket wisata premium yang dirancang khusus untuk pasar Asia Tenggara. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas gaung kampanye "Picturesque Zhejiang", menarik lebih banyak wisatawan dari kawasan ini, serta menghadirkan pengalaman wisata yang sarat akan nilai budaya dan mampu bersaing di tingkat global.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

















