HALLOUP.COM – Pada Kamis (28/3/2024), Kuasa hukum Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan menyindir balik tim hukum Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin soal pemanggilan Sri Mulyani hingga Tri Rismaharini ke sidang sengketa Pilpres 2024.
Otto berkata pihaknya bisa saja juga meminta Mahkamah Konstitusi (MK) memanggil Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun, ia tak melakukannya.
“Kalau dia minta menteri, kami juga minta Ibu Megawati dipanggil, mau tidak? Kan begitu masalahnya kan,” kata Otto seusai sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait hal tersebut ternyata PDIP menanggapi persoalan tersebut secara serius.
Pihak PDIP mengatakan Megawati Soekarnoputri siap menghadiri panggilan Mahkamah Konstitusi (MK) jika menerima undangan panggilan dan dibutuhkan.
Untuk memberikan keterangan pada sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa Pemilu 2024.
Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Subianto Temui Perdana Menteri Li Qiang, Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia – Tiongkok
Baca Juga:
Menanti Cairnya Dana Serapan Gula Demi Harga Stabil Petani
Klarifikasi BI Soal Uang Baru Rp22.500, Publik Diminta Waspada Hoaks
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hal itu disampaikan Hasto sebagai respons atas pernyataan Kuasa Hukum Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan yang meminta agar Ketua Umum PDI Perjuangan juga dipanggil MK.
“Ketika itu saya sampaikan kepada Ibu Mega, beliau tertawa dan kemudian dia mengatakan ‘loh kalau saya dipanggil sebagai saksi di MK, saya akan dengan sangat senang hati untuk menanggapi itu’,” kata Hasto saat ditemui awak media di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa. (2/4/2024)
Baca artikel lainnya di sini : Usai Temui PM dan Menhan Tiongkok, Prabowo Subianto Tinjau Program Makan Siang di Sekolah Beijing
Selain itu, dia juga sudah menyampaikan kesiapan Megawati untuk hadir di MK kepada para saksi Ganjar-Mahfud. Menurut Hasto, para saksi justru mengapresiasi hal itu.
Baca Juga:
Tragedi Sumur Minyak Blora, Antara Risiko Kematian dan Harapan Ekonomi
Tiga Wilayah Terendam, Tiga Pelajaran Penting Menghadapi Risiko Banjir Mendatang
KPK Selidiki Dugaan Suap Kuota Haji 2023-2024, Kerugian Negara Rp1 T
Mereka bahkan menilai Megawati memberikan spirit kepada para saksi untuk berjuang menegakkan konstitusi dan demokrasi di Indonesia.
“Tadi malam saya sampaikan kepada para saksi yang hari ini dihadirkan di MK, mereka mengatakan ‘loh, kalah Ibu Mega juga punya spirit yang memberikan spirit bagi kita untuk menjadi saksi,” ujarnya.
“Kita semua akan berjuang demi tegak-nya konstitusi. Demi tegak-nya demokrasi,” sambung dia.
Hasto menuturkan langkah tersebut untuk memastikan agar kedaulatan rakyat tetap bisa menyuarakan terhadap pemimpin yang terbaik.
“Jadi ibu Mega siap, sekiranya dihadirkan. Beliau akan datang dan kami akan mengawal dengan sebaik-baiknya,” ucap Hasto.***
Artikel di atas, sudah dìterbitkan di portal berita nasional Helloidn.com
Baca Juga:
Prabowo dan Pemimpin ASEAN Tandatangani Deklarasi Kuala Lumpur untuk Visi 2045
Bimo Wijayanto Siap Jabat Dirjen Pajak, Tunggu Pelantikan dari Menteri Sri Mulyani di Kemenkeu
Gelombang PHK Masif di 2025: Angka Meningkat, Sektor yang Terdampak Semakin Meluas
Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Poinnews.com dan Surabaya24jam.com
Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.
Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.