Minum Kopi 2 Cangkir Sehari Tingkatkan Resiko Kematian, yang Bilang Hasil Studi

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 6 Desember 2023 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minum kopi dua kali sehari dapat menyebabkan penyakit jantung, menurut studi. (Pixabay.com/ fancycrave1)

Minum kopi dua kali sehari dapat menyebabkan penyakit jantung, menurut studi. (Pixabay.com/ fancycrave1)

HALLOUP.COM – Studi terbaru menunjukkan bahwa minum dua cangkir kopi sehari ternyata dapat menggandakan risiko kematian akibat penyakit jantung bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

Seperti dilansir dari laman BestLife Online, Kamis, 28 Desember 2022, studi tersebut diterbitkan dalam Journal of American Heart Association (JAHA) belum lama ini.

Para peneliti mengumpulkan data dari 6.574 pria, dan 12.035 wanita yang tergabung dalam Japan Collaborative Cohort.

Peserta dalam kelompok tersebut berusia 40-79 tahun ketika mendaftar untuk penelitian antara tahun 1988 dan 1990.

Sampai 2009, para peserta melaporkan tentang kebiasaan konsumsi kopi dan teh mereka, termasuk gaya hidup, pola diet, hingga riwayat kesehatan.

Baca artikel lainnya di sini : 7 Rekomendasi HP Tecno Terbaik Lengkap dengan Harganya

Mereka juga mengisi kuesioner yang sesuai dengan standar American heart Association (AHA), hingga mengikuti ujian kesehatan termasuk pemeriksaan tekanan darah.

Berdasarkan pemeriksanaan tekanan darah, para peneliti membagi peserta ke dalam lima kelompok.

Kategori dibagi menjadi optimal dan normal pada tekanan darah 130/85; normal tinggi pada 130-139/85-89; hipertensi derajat 1 dari 140-159/90-99; hipertensi derajat 2 pada 160-179/100-109; dan hipertensi grade 3 untuk pembacaan 180/110 atau lebih tinggi.

Baca artikel lainnya di sini : Tingkatkan Kesehatan Tulang, Ini 5 Manfaat Lengkap Buah Nanas bagi Perempuan

Untuk keperluan penelitian, siapapun dengan pembacaan 160/100 atau lebih tinggi dianggap memiliki hipertensi berat.

Hasil analisis tim menemukan bahwa peserta studi dalam kategori hipertensi berat yang minum dua atau lebih cangkir kopi per hari, mengalami risiko kematian akibat penyakit jantung dua kali lipat jika dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.

Baca Juga:

Diduga Sedang Sakit, Jasad Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan Tangerang Selatan

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Prabowo Subianto Kenakan Kacamata Hitam, Momen Kebersamaan Wartawan Istana Foto Bareng

Mendag Zulkifli Hasan Sebut Temuan Barang Elektronik Senilai Rp6,7 Miliar Diduga Produk Impor Ilegal

Meskipun hasil studi menunjukkan konsumsi kopi menjadi penyebab masalah kesehatan potensial, namun hal tersebut bukanlah masalah secara keseluruhan.

Hanya minum satu cangkir tidak meningkatkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Selain itu, konsumsi teh hijau yang juga mengandung kafein justru tidak memengaruhi kelompok manapun.

“Kami terkejut bahwa konsumsi kopi berat dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian penyakit kardiovaskular di antara orang dengan hipertensi berat, tetapi tidak pada mereka yang tidak memiliki hipertensi atau hipertensi tingkat 1,” ungkap Masayuki Teramoto peneliti dari Sekolah Pascasarjana Universitas Osaka Kedokteran di Jepang, dan Departemen Epidemiologi dan Biostatistik di University of California, San Francisco.

“Sebaliknya, konsumsi teh hijau tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian penyakit kardiovaskular di semua kategori tekanan darah,” tambahnya.

Dalam studi lain, peneliti menunjukkan bahwa peningkatan risiko mungkin tidak terkait dengan kafein sama sekali mengingat temuan teh hijau.

Sebaliknya, mereka menjelaskan bahwa sifat antioksidan dan anti-inflamasi dari polifenol yang ditemukan dalam minuman tersebut bisa berada di balik korelasi tersebut.

Studi tersebut diterbitkan dalam jurnal Circulation: Heart Failure, tentang peningkatan konsumsi kopi cocok dengan penurunan risiko gagal jantung.

Selain itu, temuan tersebut menginformasikan konsumsi kopi benar-benar dapat mengurangi risiko hipertensi pada pasien yang belum terdiagnosis dengan kondisi tersebut.

“Efek menguntungkan dari teh hijau ini sebagian dapat menjelaskan mengapa hanya konsumsi kopi yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian pada orang dengan hipertensi berat, meskipun teh hijau dan kopi mengandung kafein,” kata Teramoto.

Tim peneliti juga mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membangun hubungan yang lebih kuat antara konsumsi kopi atau teh hijau dan tekanan darah dengan menggunakan kelompok peserta yang lebih beragam.

Tetapi mereka menyimpulkan bahwa temuan mereka menunjukkan beberapa keputusan gaya hidup potensial bagi mereka yang menderita hipertensi.

“Temuan ini mungkin mendukung pernyataan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi yang parah harus menghindari minum kopi berlebihan,” kata Hiroyasu Iso, direktur Institute for Global Health Policy Research di National Center for Global Health.

“Karena orang dengan hipertensi berat lebih rentan terhadap efek kafein, efek berbahaya kafein mungkin lebih besar daripada efek perlindungannya dan dapat meningkatkan risiko kematian,” tambahnya.***

Berita Terkait

Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Nomor 1 Menjaga Kesehatan Jantung, Berikut Ini 5 Manfaat Olahraga Berenang untuk Kesehatan
7 Bahan Tas Sling Bag (Selempang) yang Bagus
Inilah 10 Jenis Makanan yang Memiliki Kandungan Antioksidan Tinggi, Termasuk Bayam dan Semangka
Sudah Mencoba 7 Jalan Berikut Agar Media Online Anda Hasilkan Uang? Atau Punya Alternatif yang Lain?
Salah Satunya Atasi Iritasi Kulit, Berikut adalah 8 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan
Salah Satunya Mengandung Senyawa Antioksidan, Inilah 7 Manfaat Mengonsumsi Tomat
7 Artikel Menarik Seputar Emosi Marah, dari Faktor-faktor Penyebabnya hingga Cara Hadapi Orang Pemarah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:28 WIB

Uji Kompetensi BNSP di Batam: Sertifikasi 149 CPMI Welder untuk Meniti Karir di Korea Selatan

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:21 WIB

Prabowo Subianto Tegaskan 4 Poin Upaya Indonesia untuk Bantu Rakyat Gaza, dari Medis hingga Pendidikan

Senin, 10 Juni 2024 - 09:17 WIB

Masa Bebas Bersyarat Habib Rizieq Shihab Berakhir Senin, 10 Juni 2024, Hari Ini Berstatus Bebas Murni

Jumat, 7 Juni 2024 - 15:48 WIB

Prabowo Subianto Kenakan Kacamata Hitam, Momen Kebersamaan Wartawan Istana Foto Bareng

Kamis, 6 Juni 2024 - 14:35 WIB

Mendag Zulkifli Hasan Sebut Temuan Barang Elektronik Senilai Rp6,7 Miliar Diduga Produk Impor Ilegal

Selasa, 21 Mei 2024 - 07:30 WIB

7 Pejabat Kementan Jadi Saksi untuk SYL, Kasdi, dan Hatta Terkait Kasus Pemerasan dan Gatifikasi di Kementan

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:45 WIB

BNSP Perkenalkan Kebijakan Baru untuk SDM Kompeten

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:06 WIB

Sandra Dewi Bungkam Usai Jadi Saksi Kasus Korupsi Timah, Diperiksa Kejaksaan Agung Lebih dari 10 Jam

Berita Terbaru