Diplomasi Ekonomi Indonesia – Australia, Evaluasi 5 Tahunan CEPA dan Isu Mineral Kritis

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Facbook.com/@Airlangga Hartarto)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Facbook.com/@Airlangga Hartarto)

INDONESIA – Pemerintah Indonesia bersiap mengevaluasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Australia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan rencana tersebut seusai mendampingi Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Kamis (15/5/2025).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“CEPA yang ditandatangani pada 2020 kini memasuki masa evaluasi lima tahunan,” kata Airlangga dalam keterangan pers. “Jadi memang sudah waktunya.”

Namun evaluasi ini tak semata meninjau kesepakatan lama. Pemerintah Indonesia berniat memasukkan sejumlah isu strategis baru dalam negosiasi lanjutan.

Terutama yang berkaitan dengan kerja sama di sektor mineral kritis.

“Sekarang targetnya, CEPA akan mencakup critical mineral,” ujarnya.

Australia diketahui memiliki cadangan lithium dan mangan yang besar – dua bahan baku penting dalam rantai pasok kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Indonesia sendiri mengimpor sekitar 80 ribu ton lithium dari Negeri Kanguru untuk kebutuhan industri baterai di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah.

Airlangga menekankan bahwa pembahasan mineral kritis akan terintegrasi dengan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Di tengah dorongan untuk mempercepat transisi energi bersih, langkah ini dinilai krusial.

Selain sektor mineral, Airlangga menyebut bahwa sejak CEPA berlaku, perdagangan Indonesia dan Australia melonjak signifikan.

“Perdagangan bilateral naik 100 persen dari 2020 sampai 2024,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan peningkatan yang lebih ambisius dalam periode berikutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Australia juga menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto, termasuk inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tak hanya itu, Canberra juga menyatakan kesiapannya mempermudah aksesi Indonesia ke dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Kunjungan resmi Perdana Menteri Anthony Albanese ke Jakarta disambut hangat oleh Presiden Prabowo.

Dalam pernyataannya, Kepala Negara menilai hubungan Indonesia dan Australia kian strategis, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Kerja sama akan terus diperkuat, termasuk di bidang perdagangan, pertahanan, pendidikan, dan energi bersih,” ujar Prabowo.***

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Center (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Sawitpost.com dan Harianinvestor.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sepintas.com dan Harianindonesia.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Yogyaraya.com dan Haipurwakarta.com

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Menanti Cairnya Dana Serapan Gula Demi Harga Stabil Petani
Klarifikasi BI Soal Uang Baru Rp22.500, Publik Diminta Waspada Hoaks
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hallo.id Resmi Menjadi Media Ekonomi Dengan Fokus Analisis Dan Data Perekonomian Nasional
Pertamina Drilling Catat Efisiensi Lewat IDESS, Pengeboran Kian Andal
Manfaat Press Release Berbayar untuk Publikasi Cepat dan Reputasi Bisnis
Semua Jurus Dikeluarkan, Tarif Trump Tetap Menghantam Ekspor RI
Pengadaan EDC Disorot KPK, BRI Tegaskan Keamanan Nasabah dan GCG Aktif

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:54 WIB

Menanti Cairnya Dana Serapan Gula Demi Harga Stabil Petani

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:17 WIB

Klarifikasi BI Soal Uang Baru Rp22.500, Publik Diminta Waspada Hoaks

Selasa, 19 Agustus 2025 - 07:45 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:19 WIB

Hallo.id Resmi Menjadi Media Ekonomi Dengan Fokus Analisis Dan Data Perekonomian Nasional

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:30 WIB

Pertamina Drilling Catat Efisiensi Lewat IDESS, Pengeboran Kian Andal

Berita Terbaru

Petani gula menanti kepastian serapan hasil panen mereka oleh pemerintah. (Pixabay.com/jakob5200)

Ekonomi

Menanti Cairnya Dana Serapan Gula Demi Harga Stabil Petani

Jumat, 29 Agu 2025 - 10:54 WIB